Kasus kekerasan dan kebiadaban atas nama agama meledak di Indonesia. Kasus pertama mereka menyerang, belasan warga ahmadiyah, mengahajar, bahkan membunuh mereka tanpa belas kasihan setitikpun. Penyerbuan kaum Syiah di Pasuruan. Pelarangan tempat ibadah GKI di Bogor. Dan masih banyak kasus-kasus yang lain, bahkan ratusan mungkin. Semuanya tanpa adanya penyelesaian. Kekerasan dianggap sebagai hal yang biasa, wajar! Korban dilihat dari angka, bukan dari kemanusiaannya! Para penyerang dan pelaku kekerasan bebas melenggang! Hukum diinjak! Aparat keamanan hanya diam, mereka bungkam seolah tidak terjadi apapun. Lengkaplah dosa bangsa ini!
Mana kebhinekaan yang kita banggakan selama ini. Bhineka hanya menjadikan garang dan menakutkan. Apa gunanya agama kalau memang agama menjadi makin menakutkan. Oleh karena itu saya setuju dengan pendapat “Aku memilih compassion daripada agama”. Sesungguhnya keber-agama-an sedang diuji kekuataanya saat ini. Janganlah kalah akan pemikiran yang salah. Jadikan perbedaan menjadi penguat dan saling mengisi. Jangan sampai kemanusiaan dikalahkan kejahata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar